Bertepatan dengan HUT Ke 2, RS Pertamedika Ummi Rosnati Soft Launching Layanan Cuci Darah

Ir. R. Agung efriyo hadi, P.h.D dan  DR. dr. Maimun Syukri SpPD KGH melakukan pengguntingan pita soft launching unit HD RSPUR

Ir. R. Agung efriyo hadi, P.h.D dan DR. dr. Maimun Syukri SpPD KGH melakukan pengguntingan pita soft launching unit HD RSPUR

 

Banda Aceh, 28/09/2017- Bertepatan dengan operasionalnya di tahun ke 2, RS Pertamedika Ummi Rosnati (RSPUR) melaksanakan soft launching fasilitas layanan cuci darah atau dikenal dengan Hemodialisa (HD).

Seremoni Soft Launching ini dihadiri perwakilan Dinkes kota Banda Aceh, Puskesmas Baiturrahman, serta Dekan Fakultas kedokteran Unsyiah.

Dalam sambutannya dr Rahmad mengatakan bahwa penyediaan pelayanan HD ini adalah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan. Dalam hal mengelola dampak antisipasi dari melimpahnya pasien, salah satunya kita wujudkan melalui penyediaan fasilitas cuci darah (hemodialisa) ini.”

dr. Rahmad melanjutkan, segala persyaratan sudah dilengkapi, soft launching ini hanya sebagai informasi saja kepada publik, untuk pelayanan kita hanya menunggu izin dari dinkes setempat saja.

Dalam acara yang sama, DR. dr. Maimun Syukri SpPD KGH, selaku dekan Unsyiah menyorot tentang perlunya pelayanan HD untuk pasien, mengingat banyaknya kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap layanan HD oleh Rumah Sakit swasta ini, disupport oleh segala stake holder. Karena pada dasarnya adanya layanan HD oleh Rumah Sakit swasta ini sudah sangat membantu pemerintah dalam menangani pasien khususnya penyakit ginjal yang membutuhkan layanan HD”. Ujar dokter konsultan ginjal hipertensi pertama di Aceh ini.

Dalam waktu yang sama pula, pihak Dinkes yang diwakili dr. Yulida menyebutkan, pada prinsipnya izin ini hanya menunggu paraf dari tim dinas provinsi. Sementara persyaratan lainnya dapat dilengkapi sambil berjalan.

Layanan Hemodialisa yang dimiliki terdiri atas 4 unit mesin Hemodialisa type terbaru yang ditujukan untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, juga membantu mengeluarkan zat-zat sisa atau zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Meskipun baru tersedia 4 unit, diharapkan tahun kedepan dapat bertambah menjadi 8 unit, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan ini.

Rumah sakit ini bekerjasama dengan layanan BPJS/ JKN dan KIS, oleh karenanya pasien peserta asuransi kesehatan pemerintah yang membutuhkan pelayanan fasilitas Hemodialisa ini akan dapat di layani, tentunya setelah izin dari dinkes telah dikeluarkan.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim, pemotongan tumpeng, serta pemotongan pita sebagai bentuk siapnya unit layanan HD.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *