Alergi pada Anak — Kenali Gejala, Penyebab, Jenis Alergi & Kapan Harus ke Dokter di Banda Aceh
Kenali gejala alergi pada anak, penyebab, jenis alergi, tanda bahaya, dan kapan harus ke dokter agar komplikasi serius bisa dicegah sejak dini.

Apa Itu Alergi pada Anak?
Alergi adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu (allergen) yang sebenarnya tidak berbahaya bagi sebagian besar orang.
Pada anak, sistem imun masih berkembang sehingga lebih sensitif terhadap berbagai pemicu lingkungan maupun makanan.
Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering terjadi pada bayi dan anak-anak.
Menurut World Allergy Organization (WAO), prevalensi alergi pada anak meningkat secara global dalam beberapa dekade terakhir.
Mengapa Alergi pada Anak Perlu Diwaspadai?
Sebagian alergi memang ringan, namun beberapa kondisi dapat berkembang menjadi gangguan serius seperti:
- Gangguan pernapasan
- Asma alergi
- Anafilaksis
- Infeksi kulit berulang
- Gangguan tumbuh kembang akibat pembatasan makanan yang tidak tepat
Karena itu, penting bagi orang tua mengenali gejala alergi sejak dini.
Jenis-Jenis Alergi pada Anak
Alergi pada anak dapat muncul dalam berbagai bentuk.
1. Alergi Makanan
Terjadi ketika sistem imun bereaksi terhadap protein makanan tertentu.
Makanan yang sering menjadi pemicu:
- Susu sapi
- Telur
- Kacang tanah
- Seafood
- Gandum
- Kedelai
Gejala yang sering muncul:
- Ruam merah
- Gatal
- Muntah
- Diare
- Bibir bengkak
- Sesak napas
2. Dermatitis Atopik (Eksim)
Merupakan alergi kulit kronis yang sering terjadi pada bayi dan anak kecil.
Gejala:
- Kulit kering
- Ruam kemerahan
- Gatal hebat
- Kulit menebal akibat sering digaruk
Sering muncul pada:
- Pipi
- Leher
- Lipatan siku
- Lutut
3. Rhinitis Alergi
Peradangan pada saluran hidung akibat alergen.
Gejala:
- Bersin berulang
- Hidung gatal
- Hidung tersumbat
- Ingus bening terus-menerus
Pemicu umum:
- Debu rumah
- Tungau
- Bulu hewan
- Serbuk bunga
4. Asma Alergi
Alergi dapat memicu peradangan saluran napas.
Gejala:
- Batuk kronis
- Napas berbunyi mengi
- Sesak napas
- Napas cepat
Sering dipicu oleh:
- Debu
- Cuaca dingin
- Asap rokok
- Infeksi virus
5. Alergi Obat
Reaksi terhadap obat tertentu seperti:
- Antibiotik
- Obat anti kejang
- Obat anti nyeri
Gejala:
- Ruam
- Biduran
- Gatal
- Bengkak
- Sesak napas
6. Urtikaria (Biduran)
Reaksi kulit berupa bentol merah yang terasa gatal.
Dapat dipicu oleh:
- Makanan
- Obat
- Infeksi
- Paparan dingin
- Gigitan serangga
Gejala Alergi pada Anak yang Sering Muncul
Beberapa gejala yang perlu diperhatikan:
- Gatal pada kulit
- Ruam merah
- Bentol-bentol
- Bersin terus-menerus
- Hidung meler kronis
- Mata merah dan berair
- Batuk tanpa demam
- Sesak napas
- Muntah setelah makan
- Diare setelah makanan tertentu
- Bibir bengkak
- Gatal pada tenggorokan
Gejala dapat muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah paparan alergen.
Penyebab dan Faktor Risiko Alergi pada Anak
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko:
Faktor Genetik
Risiko lebih tinggi bila orang tua memiliki riwayat:
- Asma
- Alergi makanan
- Rhinitis alergi
- Eksim
Lingkungan
Paparan:
- Debu rumah
- Polusi udara
- Asap rokok
- Bulu hewan
dapat meningkatkan sensitivitas alergi.
Faktor Makanan
Pengenalan makanan tertentu pada sebagian anak dapat memicu reaksi alergi.
Riwayat Infeksi
Beberapa infeksi dapat memengaruhi perkembangan sistem imun anak.
Tanda Bahaya Alergi — Kapan Harus ke IGD?
Segera ke IGD apabila anak mengalami:
- Sesak napas mendadak
- Bibir atau lidah bengkak
- Suara serak mendadak
- Anak tampak lemas atau pucat
- Pingsan
- Muntah terus-menerus setelah reaksi alergi
- Bentol seluruh tubuh disertai sesak
Kondisi tersebut dapat mengarah pada anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang mengancam nyawa.
Bagaimana Dokter Menegakkan Diagnosis Alergi?
Dokter akan melakukan evaluasi melalui:
Wawancara Riwayat Alergi
Meliputi:
- Riwayat keluarga
- Pemicu yang dicurigai
- Pola munculnya gejala
Pemeriksaan Fisik
Evaluasi kondisi:
- Kulit
- Saluran pernapasan
- Telinga hidung tenggorokan
- Saluran cerna
Tes Penunjang
Beberapa pemeriksaan dapat meliputi:
- Skin prick test
- Pemeriksaan IgE spesifik
- Tes darah alergi
- Elimination diet untuk alergi makanan
Penanganan Alergi pada Anak
Terapi bergantung pada jenis alergi.
Menghindari Alergen
Merupakan terapi utama.
Contoh:
- Menghindari makanan pemicu
- Menjaga rumah bebas debu
- Menghindari asap rokok
Obat Antihistamin
Digunakan untuk mengurangi:
- Gatal
- Biduran
- Bersin
- Reaksi alergi ringan
Kortikosteroid
Dapat diberikan pada kondisi tertentu seperti:
- Eksim berat
- Asma
- Peradangan berat
Imunoterapi
Pada beberapa kasus tertentu, dokter dapat merekomendasikan terapi alergi jangka panjang.
Cara Mencegah Kekambuhan Alergi
Beberapa langkah yang membantu:
- Menjaga kebersihan rumah
- Rutin membersihkan AC dan kasur
- Menghindari makanan pemicu
- Tidak merokok di dekat anak
- Mengamati reaksi setelah pemberian makanan baru
- Membawa anak kontrol rutin bila memiliki riwayat alergi berat
Dokter di RSPUR untuk Penanganan Alergi Anak
RSPUR memiliki layanan dokter spesialis untuk evaluasi dan penanganan alergi pada anak.
Dokter Spesialis Anak
- dr. Nurjannah, Sp.A(K)
- dr. Julinar, M.Biomed, Sp.A
- dr. Nora Hajarsah, M.Ked(Ped), Sp.A
- dan tim dokter spesialis anak lainnya
Dukungan Dokter Lain Sesuai Kondisi
- Dokter Spesialis Kulit (Sp.KK)
- Dokter Spesialis THT-KL
- IGD 24 Jam
Hubungi RSPUR Banda Aceh
Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati (RSPUR)
📍 Jl. Sekolah No.5, Gampoeng Ateuk Pahlawan, Kec. Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh 23241
📞 Telepon: (0651) 35092
📱 WhatsApp: 08116835551
🚑 IGD 24 Jam: 081388835092
🌐 Website: www.rspur.co.id
Buat Janji Temu Online:
https://wa.me/628116835551
Disclaimer Medis
Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Diagnosis dan terapi alergi pada anak harus dilakukan oleh dokter setelah pemeriksaan langsung.
Daftar Pustaka
- World Allergy Organization (WAO). WAO White Book on Allergy Update. 2023.
- Prescott SL, Pawankar R, Allen KJ, et al. Changing Patterns of Food Allergy Burden in Children. World Allergy Organ J. 2013.
- Spergel JM. Atopic March: Link to Upper Airways. Curr Opin Allergy Clin Immunol. 2021.
- Muraro A, Werfel T, Hoffmann-Sommergruber K, et al. EAACI Food Allergy Guidelines. Allergy. 2014.
- ARIA Guidelines Revision. J Allergy Clin Immunol. 2017.
- Global Initiative for Asthma (GINA). Global Strategy for Asthma Management and Prevention. 2023.
- Demoly P, et al. International Consensus on Drug Allergy. Allergy. 2014.
- Abajian M, et al. Physical Urticaria. Curr Allergy Asthma Rep. 2012.
- Golden DBK, et al. Stinging Insect Hypersensitivity Practice Parameter. 2017.
- Fiocchi A, et al. WAO Guidelines Against Cow’s Milk Allergy (DRACMA). 2010.
- Muraro A, Roberts G, Worm M, et al. Anaphylaxis Guidelines EAACI. 2014.
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pedoman Diagnosis dan Tatalaksana Alergi pada Anak. 2021.
- Heinzerling L, et al. Skin Prick Test European Standards. Clin Transl Allergy. 2013.
- Simons FER, Simons KJ. Histamine and H1-Antihistamines. J Allergy Clin Immunol. 2011.
- Lodge CJ, et al. Breastfeeding and Asthma and Allergies. Acta Paediatr. 2015.
- Kementerian Kesehatan RI. PNPK Alergi Imunologi. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
Pertanyaan Umum
Apa tanda alergi pada anak?
Ruam merah, gatal, bentol, bersin berulang, batuk kronis, muntah atau diare setelah makanan tertentu.
Alergi pada anak harus ke dokter apa?
Ke Dokter Spesialis Anak (Sp.A). Untuk alergi kulit kompleks bisa dirujuk ke Spesialis Kulit (Sp.KK). Untuk rhinitis alergi ke Spesialis THT-KL (Sp.THT-KL). RSPUR memiliki ketiganya.
Seperti apa gejala alergi pada anak 1 tahun?
Yang paling umum: dermatitis atopik di pipi, biduran setelah pemberian MPASI, muntah atau diare setelah susu formula. Amati reaksi anak dalam 2 jam setelah paparan alergen.
Bagaimana gejala batuk alergi pada anak?
Batuk kering, memburuk malam atau pagi hari, dipicu debu, AC, atau hewan peliharaan, tanpa demam, dan tidak membaik dengan antibiotik.
Bisakah alergi pada anak disembuhkan tanpa obat?
Sebagian alergi makanan dapat membaik seiring usia. Menghindari alergen adalah terapi utama.
Apa perbedaan alergi susu sapi dan intoleransi laktosa?
Alergi susu sapi adalah reaksi imun terhadap protein susu dan dapat berbahaya. Intoleransi laktosa terjadi karena tubuh tidak dapat mencerna gula susu dan bukan alergi.
Apakah alergi dingin pada anak berbahaya?
Umumnya ringan, tetapi paparan dingin ekstrem pada kasus tertentu dapat memicu reaksi berat.
Kapan harus ke IGD untuk alergi anak?
Jika muncul sesak napas, bibir bengkak, suara serak, lemas mendadak, atau reaksi alergi berat lainnya.
