Dokter Spesialis Konservasi Gigi di Banda Aceh | RSPUR
Kenali layanan dokter spesialis konservasi gigi di Banda Aceh, perawatan saluran akar, tambal gigi, dan restorasi estetik.

Dokter Spesialis Konservasi Gigi di Banda Aceh — Perawatan Saluran Akar, Tambal & Restorasi Estetik
Apakah Anda mengalami nyeri gigi spontan yang mengganggu tidur? Atau gigi berlubang besar yang sudah bertahan lama?
Jika ya, Anda mungkin membutuhkan penanganan dari dokter spesialis konservasi gigi (Sp.KG) — bukan sekadar dokter gigi umum.
Di Banda Aceh, RS Pertamedika Ummi Rosnati (RSPUR) memiliki 3 dokter Spesialis Konservasi Gigi — jumlah terbanyak di satu rumah sakit di Kota Banda Aceh. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu spesialis konservasi gigi, kapan Anda perlu ke Sp.KG, layanan yang tersedia, dan estimasi biaya perawatan di Banda Aceh tahun 2026.
Apa Itu Dokter Spesialis Konservasi Gigi (Sp.KG)?
Konservasi Gigi adalah cabang kedokteran gigi yang berfokus pada diagnosis, pencegahan, dan perawatan jaringan keras gigi — email, dentin, dan pulpa (saraf gigi) [1]. Dokter dengan gelar Sp.KG (Spesialis Konservasi Gigi) adalah dokter gigi yang telah menyelesaikan pendidikan profesi dokter gigi (drg.) ditambah 3–4 tahun pendidikan spesialisasi di bidang konservasi gigi [2].
Perbedaan Dokter Gigi Umum vs Sp.KG
| Aspek | Dokter Gigi Umum | Spesialis Konservasi Gigi (Sp.KG) |
|---|---|---|
| Tambal sederhana | Perlu rujuk | Kompetensi utama |
| Kasus gigi berlubang dalam | Terbatas | Semua tingkat kesulitan |
| Perawatan Saluran Akar (RCT) | Kasus sederhana | Semua tingkat kesulitan |
| Restorasi estetik (veneer, crown) | Terbatas | Keahlian spesifik |
| Retreatment saluran akar gagal | Perlu rujuk | Kompetensi utama |
Sumber: Standar Kompetensi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan PDGI [1][2].
Kapan Harus ke Dokter Spesialis Konservasi Gigi?
Anda dianjurkan berkonsultasi dengan Sp.KG jika mengalami salah satu dari 7 tanda berikut:
-
Nyeri gigi spontan/berdenyut — nyeri muncul tiba-tiba tanpa rangsangan, terutama malam hari. Ini tanda infeksi sudah mencapai saraf gigi (pulpitis ireversibel) [3].
-
Gigi berlubang besar/parah — lubang sudah mencapai lapisan dalam gigi, tidak bisa ditambal sederhana.
-
Gigi patah akibat trauma atau kecelakaan — restorasi gigi anterior maupun posterior memerlukan teknik adhesif khusus [4].
-
Tambalan lama rusak atau lepas — perlu evaluasi ulang dan restorasi baru.
-
Gigi berubah warna (kehitaman/keabuan) — indikasi nekrosis pulpa (saraf gigi sudah mati) [3].
-
Ingin perbaikan estetik — veneer, crown, bleaching internal untuk senyum lebih percaya diri.
-
Bengkak pada gusi di dekat gigi — kemungkinan abses periapikal yang memerlukan perawatan saluran akar segera.
Konsekuensi menunda perawatan: Infeksi dapat menyebar → abses → selulitis wajah → sepsis yang mengancam jiwa [5]. Gigi yang sebenarnya bisa diselamatkan dengan perawatan saluran akar justru terpaksa dicabut.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi karies aktif di Indonesia mencapai 57,6% pada penduduk segala usia, dengan indeks DMF-T (Decayed, Missing, Filled Teeth) yang masih tinggi [6]. Ini artinya sebagian besar masyarakat Indonesia — termasuk di Aceh — memiliki gigi berlubang yang belum ditangani secara optimal.
3 Dokter Spesialis Konservasi Gigi RSPUR Banda Aceh
RSPUR memiliki 3 dokter Sp.KG aktif — menjadikannya rumah sakit dengan jumlah spesialis konservasi gigi terbanyak di Banda Aceh:
| Nama Dokter | Gelar | Keahlian |
|---|---|---|
| drg. Shyntia Dewi Aryani, Sp.KG | Spesialis Konservasi Gigi | Tambal estetik, PSA, restorasi pasca-trauma |
| drg. Mochammad Kennedy, Sp.KG | Spesialis Konservasi Gigi | PSA kompleks, retreatment, crown |
| drg. Profilia Shinta, Sp.KG | Spesialis Konservasi Gigi | Veneer, restorasi estetik, inlay/onlay |
Keunggulan 3 dokter dalam satu RS
- Fleksibilitas jadwal — Anda bisa memilih jadwal yang paling sesuai dengan aktivitas harian.
- Waktu tunggu lebih singkat — distribusi pasien merata ke tiga dokter.
- Peer consultation — antar-dokter dapat saling berkonsultasi untuk kasus kompleks.
- Coverage luas — jika satu dokter penuh, tersedia alternatif.
Layanan Konservasi Gigi di RSPUR
RSPUR menyediakan layanan konservasi gigi lengkap di Poliklinik Rawat Jalan, ditunjang oleh Lab & Radiologi untuk diagnosis presisi.
1. Tambal Gigi / Restorasi
Tambal gigi adalah prosedur paling umum di bidang konservasi.
Material yang digunakan:
- Composite Resin Filling — tambal sewarna gigi, estetik, daya rekat baik. Tahan 5–10 tahun dengan perawatan baik [7].
- Glass Ionomer Cement (GIC) — melepaskan fluoride, cocok untuk anak-anak dan pasien karies tinggi.
- Amalgam — untuk gigi posterior dengan beban kunyah berat (semakin jarang digunakan karena estetik).
Prosedur: Preparasi karies → aplikasi bahan perekat (bonding) → penempatan material → curing dengan sinar → finishing & polishing.
Durasi: 30–60 menit per gigi.
2. Perawatan Saluran Akar (PSA) / Root Canal Treatment (RCT)
PSA adalah prosedur menyelamatkan gigi yang sudah infeksi saraf tanpa perlu dicabut. Indikasi utama: pulpitis ireversibel, nekrosis pulpa, abses periapikal [3].
Tahapan PSA
- Akses — Membuka bagian atas gigi untuk mencapai ruang pulpa.
- Cleaning & Shaping — Membersihkan saluran akar dari jaringan infeksi, membentuk saluran untuk pengisian.
- Disinfeksi — Irigasi dengan larutan antiseptik (NaOCl, EDTA).
- Obturasi — Mengisi saluran akar dengan gutta-percha yang telah disterilkan.
PSA bisa dilakukan dalam 2–4 kali kunjungan, tergantung kompleksitas kasus. Beberapa kasus sederhana dapat diselesaikan dalam single visit. Rasa nyeri ringan pasca-PSA normal dan bisa diatasi dengan analgesik sederhana [3].
3. Restorasi Estetik
Untuk pasien yang ingin memperbaiki penampilan gigi:
- Veneer — Lapisan tipis porselen atau composite pada permukaan depan gigi. Preparasi minimal 0,3–1 mm. Tahan 10–15 tahun dengan perawatan baik [8].
- Crown (Mahkota Tiruan) — Menutupi seluruh permukaan gigi yang sudah lemah. Material: porselen, zirconia, atau metal-ceramic.
- Inlay/Onlay — Restorasi tidak langsung untuk gigi posterior dengan kerusakan sedang.
- Internal Bleaching — Pemutihan gigi yang menghitam akibat perawatan saluran akar.
4. Retreatment Saluran Akar
Prosedur untuk memperbaiki perawatan saluran akar yang gagal dari dokter sebelumnya.
Indikasi:
- Nyeri berulang
- Lesi periapikal persisten
- Obturasi tidak adekuat [3]
Tingkat keberhasilan retreatment 70–85% tergantung kasus.
5. Penanganan Gigi Patah / Trauma
Restorasi gigi anterior (depan) maupun posterior (belakang) yang patah akibat kecelakaan atau benturan. Sp.KG menggunakan teknik adhesif dan material komposit untuk mengembalikan bentuk dan fungsi gigi [4].
Diagnosis Lanjutan: Rontgen di Lab & Radiologi RSPUR
Sebelum perawatan, Sp.KG di RSPUR melakukan diagnosis menyeluruh dengan bantuan:
- Rontgen Periapikal — melihat kondisi gigi, akar, dan tulang sekitar
- Rontgen Panoramik — gambaran keseluruhan rahang dan gigi
- Tes Vitalitas Pulpa — menilai apakah saraf gigi masih hidup
Lab & Radiologi RSPUR menyediakan layanan ini dengan hasil cepat dan akurat [9].
Estimasi Biaya Konservasi Gigi di Banda Aceh (2026)
Berikut perkiraan rentang biaya perawatan konservasi gigi di Banda Aceh (dapat berubah, hubungi RSPUR untuk info terbaru):
| Prosedur | Estimasi Biaya (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Tambal composite | 200.000 – 600.000 | Per gigi, tergantung ukuran |
| PSA (per kunjungan) | 500.000 – 1.500.000 | Tergantung jumlah saluran akar |
| Veneer (per gigi) | 1.000.000 – 3.000.000 | Direct vs indirect |
| Crown (per gigi) | 1.500.000 – 5.000.000 | Tergantung material |
Catatan
- Biaya dipengaruhi jumlah saluran akar (gigi depan 1 saluran, gigi geraham 2–4 saluran), material yang digunakan, dan kompleksitas kasus.
- BPJS Kesehatan menanggung beberapa prosedur konservasi gigi dasar dengan indikasi medis tertentu. Silakan konsultasikan dengan petugas RSPUR terkait ketentuan BPJS [10].
- Untuk informasi biaya terkini, hubungi WhatsApp RSPUR: 08116835551 atau telepon (0651) 35092.
Kolaborasi dengan Spesialis Lain di RSPUR
Perawatan konservasi gigi di RSPUR tidak berdiri sendiri. Dokter Sp.KG berkolaborasi dengan:
- Dokter Spesialis Gigi Anak (Sp.KGA) — drg. Taufiqi Hidayatullah, Sp.KGA dan drg. Fuad Dirja, Sp.KGA — untuk penanganan konservasi gigi pada anak.
- Dokter Spesialis Periodonsia (Sp.Perio) — drg. Hesty Nurcahyanti, Sp.Perio — bila ada komorbid penyakit gusi yang perlu ditangani sebelum restorasi.
- Lab & Radiologi — untuk diagnosis penunjang.
- Medical Check Up — skrining kesehatan gigi tersedia dalam paket MCU.
Kesimpulan
Dengan 3 dokter Spesialis Konservasi Gigi — drg. Shyntia Dewi Aryani, Sp.KG, drg. Mochammad Kennedy, Sp.KG, dan drg. Profilia Shinta, Sp.KG — RS Pertamedika Ummi Rosnati (RSPUR) menjadi satu-satunya rumah sakit di Banda Aceh yang memiliki tim Sp.KG terlengkap. Dari tambal gigi sederhana hingga perawatan saluran akar kompleks dan restorasi estetik, semua bisa ditangani di satu tempat.
Jangan tunda perawatan gigi Anda. Semakin cepat ditangani, semakin besar kemungkinan gigi dapat diselamatkan dan biaya yang dikeluarkan lebih ringan.
Alamat: Jl. Sekolah No.5, Gampoeng Ateuk Pahlawan, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh 23241
Telepon: (0651) 35092
WhatsApp: 08116835551
IGD 24 Jam: 081388835092
Website: rspur.co.id
Jadwalkan konsultasi sekarang via WhatsApp atau cek jadwal dokter.
Artikel ini bersifat edukasi. Untuk keluhan kesehatan, konsultasikan dengan dokter.
Baca juga
- Dokter Spesialis Gigi di Banda Aceh — Panduan Lengkap
- Poliklinik RSPUR — Layanan Rawat Jalan
- Rawat Jalan di RSPUR
Daftar Pustaka
[1] Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi di Indonesia. Jakarta: KKI; 2020.
[2] Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Standar Praktik Kedokteran Gigi di Indonesia. Jakarta: PDGI; 2019.
[3] American Association of Endodontists (AAE). Guide to Clinical Endodontics. 6th ed. Chicago: AAE; 2020.
[4] IKORGI (Ikatan Konservasi Gigi Indonesia). Pedoman Klinis Konservasi Gigi. Jakarta: IKORGI; 2021.
[5] World Health Organization (WHO). Oral Health Fact Sheet. Geneva: WHO; 2023. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health
[6] Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI; 2019.
[7] Demarco FF, Corrêa MB, Cenci MS, Moraes RR, Opdam NJ. Longevity of posterior composite restorations: not only a matter of materials. Dent Mater. 2012;28(1):87-101. doi:10.1016/j.dental.2011.09.003
[8] Layton DM, Clarke M, Walton TR. A systematic review and meta-analysis of the survival of feldspathic porcelain veneers over 5 and 10 years. Int J Prosthodont. 2017;30(2):111-121. doi:10.11607/ijp.5065
[9] RS Pertamedika Ummi Rosnati. Fasilitas Lab & Radiologi. Banda Aceh: RSPUR; 2025. Tersedia di: https://rspur.co.id
[10] Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.
Pertanyaan Umum
Apakah perawatan saluran akar sakit?
Tidak. Prosedur PSA dilakukan dengan anestesi lokal sehingga Anda tidak merasakan sakit selama perawatan. Setelah efek anestesi hilang (beberapa jam kemudian), mungkin timbul sedikit nyeri atau rasa tidak nyaman yang bisa diatasi dengan analgesik yang dijual bebas. Nyeri berat yang berlangsung lebih dari 3 hari harus segera dikonsultasikan.
Lebih baik PSA atau cabut gigi?
Selalu utamakan mempertahankan gigi alami. Cabut adalah opsi terakhir ketika gigi sudah tidak bisa diselamatkan. Gigi alami memiliki fungsi pengunyahan yang lebih baik, menjaga susunan gigi lain agar tidak bergeser, dan mempertahankan struktur tulang rahang. PSA memiliki tingkat keberhasilan 85–97% dalam jangka panjang.
Berapa lama tambal composite bertahan?
Dengan perawatan yang baik — menyikat gigi 2 kali sehari, menggunakan benang gigi, kontrol rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan — tambal composite dapat bertahan 5–10 tahun atau lebih.
Apakah veneer merusak gigi?
Preparasi untuk veneer sangat minimal — sekitar 0,3–1 mm dari permukaan email bagian depan. Apabila dikerjakan oleh Sp.KG yang berpengalaman, veneer tidak merusak gigi. Bahkan veneer dapat melindungi permukaan gigi yang sudah aus atau retak halus.
Berapa kali kunjungan untuk PSA?
Tergantung kompleksitas kasus: - Kasus sederhana (gigi depan, 1 saluran): 1–2 kunjungan - Kasus kompleks (gigi geraham, 3–4 saluran): 2–4 kunjungan - Retreatment atau kasus infeksi berat: 3–5 kunjungan Dokter akan menjelaskan rencana perawatan setelah evaluasi awal.
